Praktikum Penyuluhan Kehutanan dan Pemberdayaan Masyarakat

Mata kuliah Penyuluhan Kehutanan dan Pemberdayaan Masyarakat (PKPM) adalah salah satu mata kuliah wajib di Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang berbasis project. Salah satu kompetensi yang ingin dicapai dari mata kuliah ini adalah mahasiswa mampu merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan penyuluhan kehutanan. Untuk mencapai hal terseut, pada hari Sabtu, 23 September 2023 di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran telah dilakukan kegiatan pra-survey untuk menggali kebutuhan dan permasalahan masyarakat yang akan menjadi khalayak sasaran pada praktik penyuluhan. Kegiatan ini terselenggara dengan baik berkat dukungan dan kerjasama dari UPTD KPHK Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman (Tahura WAR), Pemerintah Desa Cilimus, Gapoktan SHK Lestari, dan Gapoktan Sinar Banten. Kegiatan pra-survey ini diikuti oleh 82 mahasiswa dan dipandu oleh dosen pengampu praktikum PKPM yaitu Ibu Rommy Qurniati, S.P., M.Si. dan Bapak Duryat, S.Hut., M.Si., serta dua asisten dosen yaitu Cindy Aprillia dan Andre Habinsaran Manurung.

Kegiatan pra-survey dilaksanakan di Balai Desa Cilimus.  Kegiatan diawali dengan perkenalan dengan Tim Penyuluh Tahura WAR yaitu Ibu Rini Nurindarwati, S. Hut., MP., Laviyanti Agustiana, S. Hut dan Listiana Putri Wajarwati, Amd serta Yayang Astriyanto sebagai perwakilan dari Youth Camp Tahura WAR.  Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Cilimus, Ibu Nurul Listiana, S.Si, yang sekaligus memperkenalkan aparat desa setempat, yaitu Sekretaris Desa Bapak Yoga Pratama,S. Kom, dan ketua-ketua RT yang juga merupakan pengurus Gapoktan yaitu Ketua RT 01 Way Tabuh Bapak Apip, RT 02 Way Tabuh Bapak M. Arifin, RT 03 Way Tabuh Bapak Hendi, RT 01 Cilimus Bapak Agus, RT 02 Bapak Dulhadi, RT Sembung 01 Bapak Umbara, RT Sembung 02 Bapak Efendi, dan RT Sembung 03 Bapak Herman. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Tim Dosen pengampu mata kuliah.  Untuk menggali informasi terkait permasalahan yang dihadapi petani, mahasiswa melaksanakan anjangsana dengan berkunjung dari rumah ke rumah untuk bertemu dan berdiskusi dengan para petani penggarap lahan di Tahura WAR. Anjangsana dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk menentukan tema dan inovasi, metode, alat bantu, serta desain rencana penyuluhan yang tepat. 

Mungkin Anda Menyukai