Perencanaan Hutan yang Tepat menuju Pengelolaan Kawasan Konservasi Berkelanjutan

 

I

Pada Hari Jum’at, 03 Maret 2023, telah dilaksanakan Kuliah Umum Perencanaan Hutan bagi mahasiswa S1 Jurusan Kehutanan Universitas Lampung. Kuliah Umum ini dilaksanakan secara online melalui platform Zoom Meeting yang dihadiri sebanyak 124 total partisipan karena diikuti pula mahasiswa dan dosen dari luar Universitas Lampung.  Kuliah Umum ini mengangkat tema “Perencanaan Hutan yang Tepat menuju Pengelolaan Kawasan Konservasi Berkelanjutan”. Berdasarkan tema ini, topik bahasan Kuliah Umum adalah . Acara Kuliah Umum ini dibuka oleh MC yaitu Kaifa Uma (Alumni Jurusan Kehutanan Universitas Lampung) dan dipandu oleh Dosen Pengampu Matakuliah Perencanaan Hutan sekaligus Guru Besar Ilmu Manajemen Hutan Universitas Lampung yaitu Prof. Dr. Ir. Christine Wulandari, M.P., IPU. 

Kegiatan Kuliah Umum ini diawali dengan pemaparan materi oleh Prof. Christine tentang Komponen-komponen suatu perencanaan hutan agar terjamin capaiannya menuju pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Selanjutnya materi kuliah umum diberikan oleh, Bapak Teguh Ismail,S.Hut., M.A., M.Eng selaku Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat. Beliau adalah salah satu alumni kebanggaan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Dalam kuliah umum tersebut memaparkan bagaimana cara untuk mencapai tujuan pengelolaan hutan, baik mempertahankan hutan alam yang tersisa maupun membangun hutan tanaman baru dan diharapkan berhasil, diperlukan prioritas kegiatan teknis sekurang-kurangnya mencakup penyelesain masalah kawasan hutan yang telah terjadi dan menghindari terjadinya masalah baru di masa depan serta meningkatkan kapasitas pengelolaan hutan konservasi dan hutan lindung, mempermudah akses bagi penerima manfaat atau dapat menekan terjadinya ekonomi biaya tinggi serta terdapat landasan kuat untuk mengalokasikan manfaat hutan secara adil, dan menyediakan infrastruktur sosial maupun ekonomi bagi penguatan kelembagaan lokal terutama yang mendapat akses pemanfaatan sumberdaya hutan, peningkatan efisiensi ekonomi maupun pengembangan nilai tambah hasil hutan. Pengelolaan hutan di masa yang akan datang harus sejalan dengan arah pembangunan kehutanan di abad 21 yang telah bergeser dari orientasi ekonomi ke arah pembangunan kehutanan yang berorientasikan pada resources and community based development.

Perencanaan hutan harus dirancang dengan sedemikian rupa agar dapat menuju pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan. Hal tersebut harus dicapai karena masih banyak meningkatnya kasus- kasus dalam sektor kehutanan, semakin menyadarkan kita bahwa melestarikan hutan memberikan banyak manfaat dalam kehidupan ini. Berbagai upaya telah ditempuh dalam rangka pelestarian sumber daya hutan, diantaranya adalah melakukan perubahan paradigma pengelolaan yaitu paradigm berkelanjutan (sustainable). Paradigma lama pengelolaan hutan dinilai telah mengakibatkan tidak tercapainya pengelolaan hutan secara adil dan lestari. Pada paradigma lama ini menempatkan hutan sebagai andalan untuk perolehan devisa dan ini dilakukan terutama melalui penerapan strategi ekspor, hal ini dijabarkan kedalam kebijakan pengusahaan hutan yang cenderung eksploitatif yang dicerminkan oleh munculnya banyak gejala negatif seperti kelebihan kapasitas, maraknya illegal logging, dan tingginya tingkat deforestasi hutan. Paradigma baru adalah bertumpu pada keseimbangan antar keberlanjutan fungsi ekonomi, ekologi dan sosial budaya dari pengelolaan sumberdaya hutan yang tidak sentralistik dengan membangun kemandirian masyarakat. Dengan adanya kuliah umum tersebut mahasiswa lebih dapat memahami sangat pentingnya sebuah perencanaan untuk keberlanjutan hutan.

Setelah materi diberikan dilanjutkan dengan diskusi atau session tanya-jawab. Ada banyak peserta yang memberikan pertanyaan tentang materi yang telah diberikan. Berdasarkan pelaksanaan kuliah umum Perencanaan Hutan selama 2 jam ini diharapkan para mahasiswa akan lebih memahami ilmu perencanaan hutan yang diberikan pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 ini.

Mungkin Anda Menyukai