*Persiapan Indeksasi Internasional, Jurnal Sylva Lestari Selenggarakan Workshop Bertajuk “Pengelolaan Jurnal Menuju Terindeks Scopus”*

Jurnal Sylva Lestari (JSL) terakreditasi secara nasional sebagai jurnal Sinta 2 yang fokus pada lingkup hutan tropis di Indonesia. Saat ini JSL sedang melakukan berbagai upaya dalam mencapai indeks international. Salah satu hal yang dilakukan yaitu menyelenggarakan kegiatan workshop dengan tema “Pengelolaan Jurnal Menuju Terindeks Scopus”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 11 November 2022 pukul 09.00 – 11.30 di Ruang Sidang Dekanat, Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila). Peserta pada kegiatan ini adalah para pengelola jurnal di lingkup Unila.

Kegiatan dibawakan oleh Mia Putri Utami, S.T. mahasiswi magister ilmu lingkungan angkatan 2021 selaku MC. Kemudian acara diawali dengan sambutan yang sekaligus membuka kegiatan hari ini oleh dekan Fakultas Pertanian Unila Prof. Dr. Irwan Sukri Banuwa, M.Si. Kegiatan dilanjutkan penyerahan sertifikat dan souvenir berupa wood laser engraving kepada Aprezo Pardodi Maba, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Wahyu Hidayat selaku narasumber pada kegiatan hari ini.

Duryat, S.Hut., M.Si. selaku moderator mengambil alih kegiatan dan melanjutkan dengan sesi penyampaian materi pertama oleh Dr. Wahyu Hidayat dengan judul “Tata Kelola Jurnal Sylva Lestari”. Ia sudah menjadi editor-in-chief JSL sejak Januari 2019, beliau menjelaskan terkait pengelolaan JSL saat ini seperti scope, para editor dan reviewer hingga kondisi terkini JSL merupakan jurnal terbaik di tingkat Universitas Lampung. Berbagai hal tersebut membuat ia yakin bahwa JSL sudah bisa melakukan indekasi secara internasional. Kemudian ia juga menyampaikan persiapan apa saja yang sudah dan akan dilakukan JSL dan proses indeksasi internasional.

Materi kedua disampaikan oleh Aprezo Pardodi Maba, S.Pd., M.Pd. dengan judul “How to get positive feedback from CSAB and get your journal indexed by Scopus?”. Beliau merupakan editor-in-chief Islamic Guidance and Counseling Journal (IGCJ) dari Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung yang saat ini sudah terindeks internasional sebagai jurnal Q2. Perkembangan IGCJ sangat pesat, karena dalam kurun waktu 4 tahun sudah bisa terindeks secara internasional. Pada kesempatan ini beliau banyak berbagai ilmu dan pengalaman dalam pengelolaan jurnal yang baik hingga mendapatkan indeks international. Ia banyak memberikan masukan terkait hal-hal yang terkesan sederhana namun akan sangat berpengaruh terhadap pengajuan indeks international nantinya. Diharapkan dari dilaksanakannya kegiatan ini dapat meningkatkan semangat dan menambah ilmu para pengelola jurnal di lingkup Unila supaya jurnal yang dikelola dapat terindeks secara internasional.

Oleh:Bagus Saputra – Mahasiswa Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Angkatan 2018

Mungkin Anda Menyukai