Revitalisasi Persemaian Himasylva Universitas Lampung

Anggota Himasylva, Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung telah melakukan kegiatan revitalisasi persemaian Himasylva. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu (01/02/2020) di persemaian Himasylva.

Ketua dan Sekretaris Jurusan Kehutanan Unila Periode 2019-2023

Dr. Indra Gumay Febrianto, S.Hut., M.Si.  dan Susni Herwanti S.Hut., M.Si terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung periode

Akreditasi Jurnal Sylva Lestari Jurusan Kehutanan Unila

Jurnal Sylva Lestari (JSL) is accredited PERINGKAT 2 (SINTA 2 Journal) by the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic

85 Orang Mahasiswa Jurusan Kehutanan melaksanakan kegiatan Praktek Umum di Kampus Lapangan Getas, UGM, Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah

Pada tanggal 1 sampai dengan 20 Agustus 2019, sebanyak 85 orang mahasiswa Jurusan Kehutanan melaksanakan kegiatan Praktek Umum di kampus Lapangan getas, UGM,

Untuk Mengasah Kompetensi, 15 Mahasiswa Jurusan Kehutanan Mengikuti Magang

Magang merupakan mata kuliah yang disajikan pada kurikulum baru 2017 jurusan kehutanan yang dibuka setiap semester. Hal ini merupakan salah satu inovasi yang

 

Kompetisi WWF ID Panda Inovatif Challenge 2019 Rancang Bangun Alat Mitigasi Konflik Gajah dan Manusia

Jakarta 9-10 Mei 2019 Mahasiswa Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional pada tahun 2019. Kali ini, mahasiswa Unila berhasil menjadi tiga tim terbaik dalam penyusunan proposal dalam kompetisi “ Panda Inovatif Challenge 2019 Rancang Bangun Alat Mitigasi Konflik Gajah Dan Manusia”. yang diselenggarakan oleh WWF ID setelah melaksanakan presentasi 13 besar karya terbaik. Kompetisi telah dilaksanakan sejak 12 Maret – 30 April 2019 dan ada 23 proposal aplikasi yang telah masuk yang datang dari berbagai daerah yakni Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jawa Tengah. Juri internal WWF menyeleksi 13 proposal terplih, dan mereka diundang untuk memberikan masukan terkait proposal dalam sebuah workshop yang dilaksanakan pada hari kamis dan jumat 9-10 Mei 2019 yang bertepat di Hotel Grandhika Iskandarsyah, Jakarta Selatan. Perwakilan Fakultas Pertanian (Faperta) dalam kegiatan lomba ini terdiri dari 3 mahasiswa Faperta Unila, yaitu Ezra Zeilika (kehutanan), Agung Yoga Pangestu (kehutanan) dan Rita Anggraini (Teknik Petanian).

Dimana hari pertama Workshop berlangsung acara yang diawali dengan pembukaan workshop oleh dewan juri yang brasal dari Tim WWF, Tim BKSDA Aceh, juri dari bidang ilmu teknologi dan instansi lain yang terkait, kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi oleh kelompok. Terdapat 6 Tim untuk mempresentasikan karya dan idenya pada hari pertama, sesi presentasi dilakukan kurang lebih 90 menit, dimana terdapat sesi diskusi yang itu berisi kritik saran serta masukan-masukan oleh para juri kepada finalis lomba untuk lebih baik dalam perancanaan alat.

Untuk dapat lolos sebagai tiga besar proposal terbaik tiga mahasiswa tersebut harus bersaing melawan 13 tim finalis yang terpilih untuk melaksanakan presentasi dari perguruan tinggi dan masyarakat umum se-Indonesia. Panda Inovatif merupakan kompetisi yang diluncurkan oleh WWF Indonesia untuk mengembangkan alat alat yang dapat membantu penanganan konflik gajah dan manusia yang bisa digunakan oleh masyarakat. Diharapkan melalui penemuan-penemuan alat baru hasil inovasi atau juga penyempurnaan dari alat yang pernah dikembangkan sebelumnya, Dengan tepilihnya proposal rancang bangun alat mitigasi gajah ini membuktikan bahwa mahasiswa kehutanan mampu bersaing ditingkat nasional dengan mengalahkan para peserta yang notabene tidak hanya dari kalangan mahasiswa tetapi dari kalangan peneliti maupun pemerhati lingkungan. Pada dasarnya mahasiswa kehutanan unila memiliki potensi yang sangat baik tetapi perlu adanya pendekatan yang mampu meningkatkan motivasi para mahasiwa dalam mengembangkan ide-ide yang dimilikinya.(Dr. Melya Riniarti).

  

Mahasiswa Kehutanan Meraih Juara dalam Ajang Kompetisi National English Competition (NEON) 2019

National English Competition (NEON) 2019 adalah ajang kompetisi bahasa inggris skala nasional yang diadakan setiap tahun di Universitas Tarumanagara, Jakarta. NEON tahun ini diadakan dengan Branch lomba meliputi Speech, Story Telling, Scrabble, Spelling Bee, Acoustic Singing. Semua branch lomba dikuti oleh kompetitor-kompetitor dari berbagai wilayah di Indonesia yang mumpuni di Branch masing-masing. Branch scrabble dengan kompetitor yang cukup banyak terdiri dari divisi Master dan Divisi Intermediate. Universitas Lampung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa English Society mendelegasikan perwakilan dari Branch Scrabble yang berjumlah tiga orang. Ketiga orang ini berasal dari tiga Fakultas yang berbeda yaitu FISIP, FMIPA, dan FP. Divisi scrabble yang diikuti oleh mereka berbeda, dua orang mengikuti divisi intermediate dan satu orang divisi master. Dari ketiga delegasi, satu diantaranya yaitu Muhtar Amin memperoleh juara 1 di divisi intermediate.

Muhtar Amin adalah delegasi yang berhasil mendapat juara 1 Branch Scrabble dari Fakultas Pertanian, atau lebih tepatnya dari Jurusan Kehutanan angkatan 2017. Ia sebelumnya juga pernah mendapat juara tiga di tahun 2018 pada kompetisi yang berbeda. Ia mengikuti kompetisi NEON bersama dengan dua temannya pada tanggal 12-14 April 2019. Bersama kedua ttemannya dia melakukan persiapan sekitar tiga minggu lebih. Muhtar Amin berangkat pada hari Kamis, 11 April 2019 dengan membawa dukungan dari ESo dan Jurusan Kehutanan. Ia mendapatkan dispensasi selama satu hari pada hari jumat yang mana hari itu adalah hari pertama kompetisi dilaksanakan. Ia mengikuti kompetisi selama tiga hari yang berlangsung mulai dari hari kamis sampai hari minggu. Selama kompetisi berlangsung, ia dapat bertahan sampai pada hari ke-tiga pada posisi 10 besar yang tergabung dengan divisi master.

Muhtar Amin mengatakan bahwa untuk menjadi juara di divisi intermediate dalam kompetisi NEON 2019 tidaklah mudah, karena harus tergabung dengan divisi master. Divisi master sendiri diikuti oleh kompetitor-kompetitor yang memiliki peringkat 10 besar di Indonesia. Selama kompetisi scrabble ini berjalan, Ia harus jatuh bangun menghadapi kompetitor master yang selalu bertengger dia 5 besar. Namun, Ia mengatakan kembali bahwa dalam berkompetisi harus bersikap tenang dan tetap percaya apapun bisa terjadi. Sampai pada hari ketiga, sampai pada single battle terakhir ia menempatkan posisi di peringkat empat yang tergabung dalam divisi master dan sekaligus mengamankan posisinya untuk menjadi juara satu scrabble intermediate dalam kompetisi NEON 2019. Muhtar Amin berhasil mendapatkan juara 1 divisi intermediate, sedangkan kedua temannya menempati posisi di peringkat 4 divisi master dan divisi intermediate. Dalam kompetisi ini, Muhtar Amin mengatakan bahwa ia berterima kasih atas support dan do’a dari orang tua, ESo Unila, dan Jurusan Kehutanan. Ke depannya ia berencana dapat mengikuti kompetisi lain yang akan diadakan di tahun ini juga. Untuk itu, ia mengharapkan lagi dukungan pada kompetisi berikutnya (Dr. Melya Riniarti).

  

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.