“2019 Asian English Olympic”

Saipul Anwar, Bangun Adi Wijaya dan Aulia Nur Intan Denada adalah 3 mahasiswa Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung yang beberapa waktu yang

Berita Magang Jurusan Kehutanan

Sebanyak 11 orang mahasiswa Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung mengikuti magang di beberapa lokasi seperti; KPH VII Way Waya Tangki Tebak, Resort

Himpunan Mahasiswa Kehutanan Universitas Lampung (Himasylva) bersama BKSDA SKW III Lampung, Bantu Korban Tsunami Selat Sunda di Pulau Sebesi Lampung Selatan

Mahasiswa yang berjumlah puluhan dari Himpunan Mahasiswa Kehutanan Universitas Lampung (HIMASYLVA) melakukan aksi turun ke jalan pada kegiatan menggalang dana dari warga Bandar

Mahasiswa Kehutanan Universitas Lampung Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Himaforesta Unja Paper Competition

Mahasiswa Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional pada akhir tahun 2018. Kali ini, mahasiswa Unila berhasil menjadi

Mahasiswa Kehutanan Universitas Lampung melaksanakan Kegiatan Musyawarah Anggota Istimewa (MAI)

Musyawarah besar bagi suatu organisasi merupakan momen penting . Musyawarah besara dijadikan sebagai momentum untuk melaksanakan evaluasi kegiatan organisasi selama satu periode pengurusan

 

Kegiatan PKKMB Jurusan Kehutanan Unila TA 2017/2018

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) diadakan pada tanggal 17 Agustus 2018 di Fakultas Pertanian Unila yang di hadiri oleh para dosen-dosen Jurusan Kehutanan FP Unila.

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) memberikan motivasi dan pengenalan kepada para mahasiswa baru oleh para dosen yang mengajar di lingkungan Jurusan Kehutanan FP Unila.  Kegiatan ini berisi pengenalan  profil dosen-dosen yang ada di Jurusan Kehutanan, pembagian dan pengenalan ke masing-masing pembimbing akademik (PA) di lanjutkan melakukan konseling langsung setiap mahasiswa baru ke masing-masing pembimbing akademik (PA) terkait bidang akademik yang ada di lingkungan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Rudi Hilmanto).

  

5 Dosen Jurusan Kehutanan Unila mengikuti Seminar Silvikultur dan Mikoriza dan dikukuhkan sebagai Pengurus Pusat Asosiasi Mikoriza Indonesia

Lima Dosen Jurusan Kehutanan Universitas Lampung mengikuti Seminar Silvikultur dan Seminar Mikoriza di Kendari 8-10 Agustus 2018 dan dikukuhkan sebagai Pengurus Pusat Asosiasi Mikoriza Indonesia. Ajang seminar adalah suatu kesempatan untuk menyampaikan hasil hasil penelitian yang sudah dilaksanakan oleh para peneliti, ajang bertukar informasi dan ajang kerjasama antar dosen dan peneliti dalam bidang tersebut.

Pada tahun ini Seminar Nasional Silvikultur dan Kongres Masyarakat Silvikultur dilaksanakan di Kendari Sulawesi Tenggara dengan penyelenggara Universitas Haluoleo. Samnas dan kongres ini merupakan kegiatan tahunan yang mempertemukan para ahli dan pakar silvikultur Indonesia. Pada kesempatan ini Jurusan Kehutanan mengirimkan 5 dosennya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari Dr. Slamet Budi Yuwono, Drs. Afif Bintoro; Dr. Melya Riniarti; Dr. Rahmat Safei, dan Duryat, S.Hut., M Si. yang menyampaikan berbagai hasil penelitian. kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Seminar Nasional Mikoriza dan Pengukuhan Pengurus Pusat Asosiasi Mikoriza Indonesia. Pada kesempatan ini Dr. Melya Riniarti dilantik sebagai Ketua Divisi Humas dan Pengabdian Masyarakat di tingkat nasional. Dengan mengikuti kegiatan seminar diharapkan akan mendukung pembelajaran dan penelitian di Jurusan Kehutanan Unila. (Riniarti).

     

Alumni Kehutanan Raih Gelar 1st runner up Kyai Lampung 2018

Pemilihan Kyai Lampung merupakan pencarian sosok pemuda yang mampu menggerakan para pemuda dalam menjadi teladan yang cerdas, berwawasan, mampu bersaing dalam dunia modern serta agamis. Dibawah naungan Puteri Hijab Management serta didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, acara ini berhasil diselenggarakan mulai tanggal 6 sampai 13 Mei 2018. Pada malam Grand Final yang diadakan di Lampung Elephant Park, Angga Arista yang merupakan alumni Kehutanan angkatan 2013 berhasil meraih posisi kedua atau 1st runner Up. Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang diikuti pemuda-pemuda perwakilan kabupaten/kota dari seluruh Provinsi Lampung, pada tahun 2018 acara ini diikuti oleh 33 peserta. Perwakilan dari Kabupaten Lampung Utara ini sebelumnya merupakan runner up 1 Duta Wisata Kabupaten Lampung Utara tahun 2017. Ia adalah seorang yang aktif pada saat menjadi mahasiswa, ia juga pernah menjadi asisten dosen Ilmu Tanah Hutan, Ekonomi Sumberdaya Hutan, Pemanenan Hasil Hutan dan Kewirausahaan serta aktif di organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Lampung sebagai Sekretaris Departement dan anggota dari Duta Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lampung. (Arista).

     

Kerjasama antara Jurusan Kehutanan dengan UPTD KPH XIII Lampung dalam Mengembangkan Kampung Wisata Lebah Madu di Desa Totoharjo

UPTD KPH XIII Gunung Rajabasa-Way Pisang-Batu Serampok bekerjasama dengan Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Totoharjo dan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), mengadakan survei peninjauan lokasi dan potensi pengembangan calon kampung wisata sehat lebah madu di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu (04/8) dan berlangsung selama dua hari satu malam ini merupakan langkah selanjutnya dari kegigihan anggota LPHD Totoharjo dalam membangun kampung wisata sehat lebah madu. Kelompok LPHD Totoharjo sudah memiliki sekitar 50 setup lebah madu yang dipelihara di pekarangan rumah. Peternakan lebah madu ini merupakan usaha yang dirintis oleh Sapto selaku ketua LPHD Totoharjo dan anggotanya. Dengan pengetahuan dan kemampuan yang terbatas, Sapto dan anggota LPHD terus berusaha mengembangkan peternakan lebah madu di Desanya.

Kepala UPTD KPH XIII Gunung Rajabasa-Way Pisang-Batu Serampok, Wahyudi Kurniawan, S.Hut., didampingi oleh Tenaga Bakti Rimbawan kepada pihak Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unila menyampaikan, sebagai Desa dengan LPHD satu-satunya yang mengelola peternakan lebah madu di kawasan KPH XIII Lampung, sangat mengharapkan kerjasama dan dukungan dalam pengembangan kampung wisata sehat lebah madu. Kegiatan ini ditujukan agar anggota LPHD Totoharjo dan masyarakat memperoleh penghasilan yang lebih baik dari sumber daya hutan tanpa mengeksploitasi pohon-pohon yang ada. Dalam hal ini, pihak Jurusan Kehutanan Unia diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., selaku dosen aktif dan ketua Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah (APIDA) Lampung, ditemani oleh Dr. Ir. Gunardi Djoko Winarno, M.Si., Romy Qurniati, S.Hut., M.Si., Surnayanti, S. Hut., M.Si., Niskan Walid Masruri, S.Hut., M.Sc., beserta 10 mahasiswa. Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., memiliki harapan besar dalam mengembangkan kampung wisata sehat lebah madu, dengan catatan anggota LPHD memiliki semangat yang tinggi dan harus serius dalam menekuni peternakan lebah madu ini (Amin).

     

Mahasiswa Kehutanan Ikut Aktif dalam Memperingati Hari Anak Nasional

Dalam rangka memperingati hari anak nasional, 3 mahasiswa Jurusan Kehutanan ikut dalam kegiatan yang diadakan oleh komunitas ruang sosial Universitas Lampung yang bekerja sama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) pada hari senin (23/07/2018) di Desa Pesawahan, Teluk Betung Selatan dengan mengusung tema “Menjadi Anak Genius”. acara ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas maupun politeknik yang ada di Bandar Lampung. 3 mahasiswa Universitas Lampung Jurusan Kehutanan yaitu Ari Yudha Prasetya (angkatan 2014), Adella Putri Apriliani dan Fachrezy Yuliansjah (angkatan 2017). Ikut aktif dalam kegiatan tersebut.

Acara diisi dengan berbagai macam lomba diantaranya lomba makan pisang, lomba makan telur puyuh dan lomba minum susu, selain itu juga para team dari ruang sosial dan ACT memberikan permainan edukatif anak-anak untuk memberikan kesadaran agama dengan sejarah teatrikal kurban. Tak luput dari itu juga, ruang sosial memberikan buku serta alat tulis guna menambah wawasan pembelajaran anak-anak yang berada di Desa Pesawahan.Dalam kegiatan inj mahasiswa jurusan kehutanan ikut aktif dengan mengajarkan anak-anak dilingkungan desa pesawahan untuk menjaga lingkungan tempat mereka tinggal agar tetap bersih serta menjadi tempat lingkungan yang sehat salah satunya adalah dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Kami juga menghimbau agar para orang tua untuk mengajarkan bagaimana adab membuang sampah dengan benar. Bagi kami kegiatan ini bukan suatu ajakan atau paksaan dari pihak manapun melainkan sebuah panggilan untuk memenuhi kewajiban kami sebagai makhluk sosia, tutur ketiganya (Adella Putri Apriliani dan Fachrzy Yuliansjah).

    

Monitoring Kegiatan PU (PraktikUmum) KehutananTahun 2018

Tujuh puluh enam Mahasiswa Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung telah menjalani proses Monitoring di beberapa KPH di devisi Regional Jawa Tengah yaitu Pekalongan Barat, Balapulang, Banyumas Timur, Banyumas Barat, Kedu Selatan dan Kedu Utara. Kegiatan monitoring yang dimulai sejak tangal 31 Juli sampai 3 Agustus 2018 dibagi menjadi dua wilayah kerja, untuk KPH Pekalongan Barat, KPH Balapulang, dan KPH Banyumas Timur yang dilaksanakan oleh Dian Iswandaru, S.Hut., M.Sc. dan untuk KPH Banyumas Barat, Kedu Utara dan Kedu Selatan oleh Dr. HJ. Bainah Sari Dewi, S.Hut., M.P selaku dosen Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Kegiatan monitoring merupakan bentuk kontrol jurusan kehutanan terhadap seluruh mahasiswa yang ikut serta dalam pelaksanaan PU 2018 selama 23 hari. Monitoring juga bertujuan untuk melihat sejauh mana mahasiswa Kehutanan Unila mampu menganalisis masalah di lapangan, melihat pengalaman dan keterampilan operasional yang dimiliki, serta meninjau implementasi pengetahuan/teori selama kuliah dalam konteks pengelolaan hutan.

Salah satu kegiatan monitoring yang didampingi Wakil Administratur (Waka. ADM) Perhutani KPH Balapulang, Budi Sutomo, S.P. dan diikuti 14 orang peserta Praktik Umum kehutanan Unila di ruang rapat sylva KPH Balapulang. 

Mahasiswa Praktik Umum (PU) jurusan kehutanan unila di ketiga KPH menuturkan kegiatan telah terlaksana sebesar 60-75% diantaranya kegiatan perencanaan, perlindungan, persemaian, penanaman, pemeliharaan dan kegiatan pemanenan. Kegiatan yang belum terlaksana ialah kegiatan penata usahaan hasil hutan dan pemasarannya serta ekowisata, kegiatan ini direncanakan dilaksanakan pasca monitoring dengan lokasi yang berbeda-beda antara KPH. Kegiatan monitoring yang dilakukan dari pihak jurusan sangat memberikan manfaat bagi mahasiswa praktik umum yang sedang menjalankan kegiatan di lapangan, adanya monitoring juga merupakan bentuk kontrol yang dilakukan dari pihak kampus terkait sejauh mana rencana kerja yang sudah dilakukan dan berapa persentase pelaksanaanya selama ini. “ujar koordinator PU di KPH Banyumas Timur, Rini Sari Lubis. “Dengan adanya kegiatan monitoring diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam meninjau kegiatan yang telah berlangsung selama PU. Sehingga nantinya mahasiswa memiliki bekal pengalaman dan mampu menjadi lulusan sarjana kehutanan Unila yang berintegritas dan mampu bersaing di dunia kerja”. Tutup bapak Dian Iswandaru, S.Hut., M.Sc. (Dian Iswandaru)

    

Penjajakan Kerjasama Jurusan Kehutanan dengan KPH Batu Tegi

Pada tanggal 3 Agustus 2018, Kepala KPH Batu Tegi Ruchyansyah, S.Hut., M.Si beserta staf telah berkunjung ke Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung dalam rangka penjajakan kerjasama.  Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Jurusan Kehutanan Dr. Melya Riniarti, S.P., M.Si.  Peluang kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan KPH melalui inovasi pengembangan KPH berdasarkan hasil kajian ilmiah.  Kerja sama ini juga diharapkan memberikan sarana lapangan bagi civitas akademika untuk melaksanakan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Melalui kerjasama ini nantinya mahasiswa dan dosen dapat melaksanakan penelitan dalam rangka kajian ilmiah ataupun tugas akhir  (skripsi), pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan desa binaan, serta mencari peluang wirausaha pada sektor kehutananan di wilayah KPH Batu Tegi dan Sekitarnya.  Bagi KPH Batu Tegi, hasil-hasil kajian ilmiah dari perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan inovasi teknologi tepat guna bagi peningkatan kualitas fungsi hutan dan kesejahteraan pengelola serta masyarakat sekitar hutan (Duryat).

Delapan Proposal PMW Mahasiswa Jurusan Kehutanan Didanai

Untuk pendanaan tahun 2018, delapan judul PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) dari mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Lampung berhasil lolos. PMW merupakan program yang dilakukan Unila dalam mengembangkan kegiatan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas. Berikut adalah nama-nama mahasiswa Jurusan Kehutanan yang berhasil didanai.

No Nama Angkatan Judul PMW
1 Beny Kurniawan 2015 Donat Kentang
Destia Novasari 2015
Rudi Pramana 2015
2 Rendi Pariduar 2015 Surabi Rasa

 

 

Aldy Mega Saputra 2015
Ayu Dwi Safitri 2015
3 Agung Tri Cahyo 2015 Brownis Rebung
M. Fiqri Ramadan 2015
4 Agus Toni 2015 Budidaya Lele
Dewi Ira Rahmawati 2015
5 Endah Susilowati 2015 Kribung (Keripik Rebung)
Ani Fitriyani 2015
6 Mefki Sunardi 2015 Gantungan Kunci Dambo
Rio Rahmat Akmal 2015
Umy Mayasari 2015
7 Oktarine Meli A. H. 2015 Makaroni
Rizky Akbar 2016
Dika 2016
8 Duta Aditya Putra P. 2015 Pemanfaatan Daun Saga Sebagai Produk Olahan Kesehatan Berbentuk Serbuk Instan
Surya Herman 2016

Nama-nama tersebut berhasil memperoleh dana yang berkisar antara 4 juta sampai dengan 5 juta untuk setiap masing-masing judul. Dengan lolosnya proposal yang didanai tersebut mahasiswa kehutanan (khususnya) akan mulai merintis usahanya masing-masing sesuai dengan judul yang telah dajukan. (Kurniawan)

 

Siapkan Tenaga Kerja yang Kompeten, Mahasiswa Jurusan Kehutanan Unila mengikuti Program Magang Mahasiswa Bakti Rimbawan Tahun 2018

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam hal ini Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) memberikan kesempatan kepada mahasiswa kehutanan di seluruh Indonesia untuk melaksanakan magang mahasiswa bakti rimbawan tahun 2018 di KPH. Melalui kesempatan magang ini, diharapkan dapat terciptanya lulusan sarjana kehutanan dan /atau lingkungan yang handal dan kompeten dalam dunia kerja. Berdasarkan hasil rekapitulasi hasil seleksi calon peserta magang mahasiswa bakti rimbawan tahun 2018, telah terpilih 65 tenaga magang yang berasal dari 12 Perguruan Tinggi di Indonesia. Jurusan Kehutanan Fakuktas Pertanian Universitas Lampung (Unila), ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program magang mahasiswa bakti rimbawan tahun 2018. Sebanyak 7 mahasiswa angkatan 2014 Jurusan Kehutanan Unila yang terdiri atas 2 orang laki-laki dan 5 orang perempuan terpilih sebagai peserta magang mahasiswa bakti rimbawan tahun 2018. Guna pembimbingan kepada tenaga magang mahasiswa sehingga tujuan magang dapat tercapai, maka tenaga magang mahasiswa didampingi oleh Ibu Dr.Melya Riniarti, S.P., M.Si. sebagai dosen pendamping magang. Masing-masing mahasiswa ditempatkan di 6 KPH yang terdapat di Provinsi Lampung.  Berikut ini daftar mahasiswa, penempatan dan kepala KPH:

No. Nama Mahasiswa Penempatan Kepala KPH
1 Atikah Badzlina KPH Gedong Wani Ir. Guntur Hariyanto
2 Diyah Ayu Ratna N. KPH Way Terusan Bukhari S.H
3 Hafid Azi Darma KPH Pematang Neba Dedi Junaedi, S.P
4 Ika Suci Eliyani KPH Kota Agung Utara Zulhaidir, S.P., M.Si
5 Ma’ruf Amin KPH XIII Gunung Rajabasa-Way Pisang-Batu Serampok Wahyudi Kurniawan, S.Hut
6 Rofika Wilyanuari KPH Pesawaran Ir. Muhammad Yusup
7 Shinta Dewi M. KPH Pesawaran Ir. Muhammad Yusup

Program magang mahasiswa bakti rimbawan tahun 2018 dilaksanakan pada gelombang 1, terhitung dari tanggal 09 Juli 2018 sampai dengan 08 September 2018. Melalui program magang yang diselenggarakan oleh BP2SDM ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan beragam pengetahuan yang didapat selama kuliah sehingga mahasiswa memperoleh bekal kemampuan operasional yang sangat berguna, mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru serta memperkenalkan dunia kerja kepada mahasiswa. Selama kegiatan magang berlangsung, tenaga magang diwajibkan melaksankan beberapa kegiatan sesuai keputusan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia tentang Penetapan Tenaga Magang Mahasiswa Bakti Rimbawan Tahun 2018. Diantaranya yaitu: 1) melaksanakan tugas sampai dengan jangka waktu yang ditetapkan, 2) melaksanakan tugas sesuai dengan bidang kerja yang telah ditetapkan, 3) menyusun rencana kerja individu, 4) membuat laporan perkembangan tugas tenaga magang mahasiswa bakti rimbawan setiap bulan, 5) mematuhi ketentuan sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini tentang bakti rimbawan dalam pembangunan kehutanan (Amin).

   

 

Mahasiswa Kehutanan Unila Melakukan Kunjungan Lapang di JOB Pertamina – Jadestone

Pada tanggal 23 Oktober 2017 hingga .26 Oktober 2017. Beberapa mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Lampung,mendapatkan kesempatan mengunjungi JOB Pertamina – Jadestone (OK) Ltd. Mereka terdiri dari Enda Susianti, Murtinah dan Candra Murti Ayuningtyas. Kegiatan ini bertujuan untukmemberikan wawasan kepada mahasiswa kehutanan terkait revegetasi lahan pasca tambang yang telah dilakukan oleh JOB Pertamina. Lokasi JOB Pertamina tersebut berada di Kawasan Hutan Produksi Terbatas Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Selama kunjungan mahasiswa mempelajari terkait revegetasi lahan dan rehabilitasi DAS (Daerah Aliran Sungai). Revegetasi lahan dilakukanpada areal pasca operasi seluas 70 Ha. Tanaman yang ditanam terdiri dari Pulai, Salam, Bungur dan Sungkai. Kegiatan revegetasi yang dilakukan meliputi pengangkuan bibit ke lokasi penanaman, pemasanagan patok dan penentuan larikan, pangajiran, pembuatan lubang tanam, pemberian kompos, asam humat dan penanaman. Ada beberapa upaya yang dilakukan oleh pihak pertamina untuk menunjang keberhasilan revegetasi, diantaranya pengaplikasian terasorb dan penanaman cover crop. Terasorb sendiri berfungsi sebagai penyedia air yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman karena kemampuannya dapat menyerap dan menyimpan air. Jodi Kusuma selaku field manager JOB Pertamina – Jadestone (OK) Ltd menyampaikan bahwa selain revegetasi lahan, pihaknya telah melakukan penghijauan di wilayah lain berupa rehabilitasi DAS. Luas rehabilitasi yang dilakukan yaitu 80 Ha yang ditanami pohon karet dan cempaka. Wilayah rehabilitasi tersebut berada di Hutan Lindung Bukit Nanti Talang Ojolali, Kabupaten Ogan Komering Ulu. (Murtinah).

    

 

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.